Ingin Punya Banyak Uang? Ini Cara Menjadi Kaya Agar Sukses Jadi Miliarder!

  • Whatsapp

Uang memang bukan segalanya, akan tetapi setiap orang membutuhkan uang untuk dapat bertahan hidup seperti membeli kebutuhan hidup pokok dan lain sebagainya. Itulah mengapa banyak orang yang ingin mengetahui bagaimana cara menjadi kaya.

Read More

Oleh karena itu, menjadi kaya raya bisa diraih oleh siapapun asal mau terus berusaha, bekerja dan tentu saja pantang menyerah.

Bagaimana cara menjadi kaya?

Selain melakukan investasi di Amartha, fintech di Indonesia yang sudah bersertifkat OJK. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan banyak pundi-pundi kekayaan. Apa saja? Berikut di antaranya:

1. Bijak mengelola keuangan

Tak sedikit orang yang belum mengetahui cara mengelola keuangan dengan bijak. Hal itulah yang membuat mereka kerap terjerat dalam lubang utang karena selalu kehabisan uang menjelang akhir bulan.

Apabila kondisi tersebut terus berlanjut jangankan menjadi kaya raya dan punya banyak uang yang ada waktu tua kamu dihabiskan untuk mencari uang demi membeli kebutuhan hidup sehari-hari.

Karena itulah, pentingnya kamu dapat mengelola keuangan dengan bijak salah satu hal yang bisa kamu lakukan yaitu dengan menerapkan teori mengatur keuangan dari Elizabeth Warren yakni 50/20/30.

Profesor Harvard sekaligus pakar keuangan menyarankan agar kamu membagi pengeluaran ke beberapa pos keuangan yaitu:

  • 50 persen untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk cicilan dan asuransi.
  • 20 persen dialihkan ke tabungan dan investasi.
  • 30 persen dapat digunakan untuk kebutuhan gaya hidup seperti berbelanja hingga ngopi di kafe.

Namun, apabila kamu memiliki beban utang yang cukup besar dan membutuhkan uang per bulan lebih dari 50 persen, kamu bisa mengurangi pengeluaran gaya hidup dan dialihkan untuk membayar cicilan.

2. Investasi

Investasi menjadi salah satu cara menjadi kaya yang bisa kamu pilih. Pasalnya, dengan berinvestasi uang yang kamu gelontorkan dapat bertambah berlipat ganda dalam beberapa waktu tertentu.

Akan tetapi, kamu perlu cermat memilih instrumen investasi yang tepat agar uangmu tidak ludes karena investasi yang kamu pilih gagal total.

Bagaimana cara memilih investasi yang tepat?

Sebelum terjun ke dunia investasi, hal pertama yang perlu kamu ketahui yaitu profil risiko kamu. Maksudnya adalah seberapa besar kamu dapat menanggung kerugian. Dengan begitu, kamu dapat menentukan jenis investasi terbaik untuk masa depan yang tepat.

Ada tiga jenis profil risiko yang dapat disesuaikan dengan karakter kamu, yakni:

a. Konservatif yaitu tidak bisa menerima risiko besar. Instrumen investasi yang cocok untuk investor konservatif yaitu investasi yang pergerakannya di pasar modal lebih stabil dan minim risiko seperti reksadana pasar uang, emas, deposito dan obligasi.

b. Moderat yaitu investor dapat menerima risiko sedang yakni tidak besar dan tidak kecil. Jika kamu memiliki karakter tersebut, kamu dapat menggelontorkan dana di sektor reksadana campuran maupun P2P lending.

c. Agresif umumnya ditujukan untuk investor yang sudah lama bermain di pasar modal sehingga sudah mengetahui cara kerja dari instrumen investasi terbaik yang dipilih. Investor dengan karakter agresif umumnya dapat menerima risiko besar sehingga keuntungan yang didapatkan juga besar. Jenis investasi yang cocok untuk investor agresif yaitu reksadana saham, saham dan lainnya.

Setelah mengetahui profil risikomu, selanjutnya yaitu menggelontorkan dana secara konsisten dan lakukan diversifikasi yaitu menanamkan modal di berbagai instrumen efek untuk meminimalisir kerugian.

Berkat investasi, banyak sekali orang yang sukses memiliki banyak uang hingga menjadi miliarder. Gak usah jauh-jauh, contohnya saja Lo Kheng Hong yang disebut-sebut sebagai Warren Buffett Indonesia yang diketahui memiliki kekayaan hingga Rp 2,5 triliun.

Diketahui, Lo Kheng Hong mendapat keuntungan 12.500 persen selama enam tahun. Di tahun 2005, Lo Kheng Hong membeli saham di PT. Multibreeder Adirama Indonesia Tbk seharga Rp 250 per lot dan di tahun 2011 harga saham perusahaan tersebut mengalami kenaikan mencapai Rp 31.500 per lotnya.

3. Bisnis

Sudah bukan rahasia lagi kalau cara menjadi kaya yang banyak dialami orang yaitu dengan terjun ke dunia bisnis. Terbukti, hampir seluruh miliarder adalah seorang pengusaha. Seperti Jeff Bezos yaitu orang terkaya nomor 1 di dunia yang memiliki bisnis Amazon.

Sedangkan di Indonesia sendiri ada Hartono bersaudara yang sukses mendirikan berbagai sektor bisnis mulai dari rokok hingga properti dan menjadi orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai US$ 38,8 miliar atau sama dengan Rp 545 triliun.

Terlebih dengan perkembangan teknologi yang sudah semakin canggih membuat kamu dapat lebih mudah mengembangkan usahamu. Kamu bahkan bisa memanfaatkan internet untuk memulai bisnis sekaligus mempromosikannya.

Meski begitu, kamu tetap perlu mempersiapkan konsep dan strategi yang matang agar bisnismu tak berhenti di tengah jalan alias bangkrut. Selain itu, meski kecil tapi yang namanya bisnis tetap membutuhkan modal untuk mendirikan maupun mengembangkan bisnis.

Sayangnya, tak sedikit pebisnis yang mengalami kendala mengembangkan bisnis karena tidak memiliki dana yang cukup. Alhasil, banyak pesanan atau orderan yang terpaksa harus ditolak karena tidak memiliki ketersediaan barang.

Tapi kini kamu tak perlu khawatir lagi karena kamu dapat mengatasi kendala tersebut dengan mengajukan pinjaman modal usaha di Amartha.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *