Harus Adaptif, Berikut 3 Tips Berjualan Pakaian Selama Pandemi

  • Whatsapp

harus-adaptif-berikut-3-tips-berjualan-pakaian-selama-pandemi

Pandemi Covid-19 belum juga reda sejak muncul di awal tahun silam. Selain melumpuhkan banyak daerah dan menjatuhkan banyak korban, pandemi ini juga melumpuhkan perekonomian masyarakat. Berbagai grosir kaos polos, grosir tas import dan toko-toko penjualan pakaian mengalami banyak penurunan omset. Terlebih ketika hari raya Idul Fitri dan Idul Adha kemarin, pendapatan turun drastis dari tahun sebelumnya.

Read More

Bertahan di Masa Pandemi

Selama pandemi ini prioritas kebutuhan masyarakat mengalami perubahan. Peningkatan kebutuhan di bidang kesehatan dan pangan meningkat drastis. Sedangkan di bidang sandang, masyarakat cenderung menomorduakan. Tetapi pada dasarnya masih membutuhkan hal tersebut. Untuk meningkatkan penjualan pakaian, Anda harus adaptif dengan gaya penjualan selama pandemi. Berikut tipsnya untuk Anda.

1. Campaign Online

Anda dapat mempromosikan produk pakaian Anda secara online. Campaign ini berbeda dengan berjualan secara online. Jika berjualan, Anda langsung mempromosikan produk, tetapi campaign bukan seperti itu. Anda membuat konten yang dapat mengarahkan pembaca untuk mengarahkan bahwa pembaca membutuhkan produk tersebut. Hingga pada akhirnya Anda dapat menggiring pembaca menuju laman penjualan Anda.

Campaign terdiri dari dua jenis, baik secara online/offline. Secara hard selling dan soft selling. Buatlah konten yang impactfull dan berbobot. Kombinasikan dengan desain yang eye catching sehingga menarik calon pembaca.

2. Dropshipper dan reseller

Apabila Anda membuka toko pakaian atau grosir kaos polos dan pakaian lainnya dalam skala besar, maka ini bisa Anda manfaatkan untuk membuka kesempatan bagi orang lain. Salah satu caranya adalah dengan menawarkan peluang dropshipper dan reseller.

Jika Anda ingin menarik tarif sebagai syarat bergabung menjadi reseller, pasang pada angka yang terjangkau. Buatlah sebuah grup komunikasi untuk mempermudah koordinasi dengan dropshipper maupun reseller.

3. Decoy Effect

Istilah ini banyak digunakan sebagai strategi dalam pemasaran untuk meningkatkan penjualan terutama di produk makanan. Prinsip dari decoy effect adalah membuat tiga pilihan menu atau paket yang berbeda porsi dan tentunya ukuran. Biasanya dikenal dengan small, medium, large.

Anda bisa mengemas pakaian di toko Anda dengan cara tersebut. Buatlah paket bundle, misalnya paket small berisi kaos polos dan celana pendek. Kemudian paket medium berisi 2 kaos polos, celana pendek, dan topi. Sedangkan paket large berisi kaos polos, 2 celana panjang dan kemeja. Pasang harga yang mengarah pada prinsip decoy effect.

Persaingan dalam dunia dagang memang selalu meningkat setiap tahunnya. Tetapi percayalah setiap rezeki dari masing-masing sudah diatur oleh-Nya. Tugas Anda adalah bertawakal dan berusaha menjalani yang terbaik. Untuk masa pandemi ini, jika Anda masih ragu untuk membuka usaha grosir kaos polos atau lainnya, tidak ada salahnya Anda memanfaatkan peluang untuk menjadi reseller atau dropshipper terlebih dahulu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *